Pirografi oroginal hanyalah sebuah istilah yang saya buat sendiri untuk membedakan dengan lukisan pirografi yang diwarnai. Para seniman pirografi di Eropa dan Amerika menggunakan istilah black-white pyrography untuk membedakannya dengan Pyrography plus coloring. Namun karena saya orang Indonesia yang kurang suka istilah yang terlalu panjang (black-white pyrography) saya bikin istilah sendiri saja: pirografi original.

Pirografi original bukannya tanpa penambahan warna sama sekali. Sama seperti seniman pirografi barat dan eropa, saya juga menambahkan (hanya) satu warna yaitu warna putih. Karena untuk lukisan pirografi di bagian tertentu memerlukan sentuhan warna putih agar lebih indah. Misal penambahan warna putih untuk bagian bola mata, gigi dan sebagainya.


Pada dasarnya seni lukis pirografi hanya berupa warna-warna hasil pembakaran permukaan papan kayu. Namun seiring permintaan para pemesan, kami pun mewarnai sedikit di bagian-bagian tertentu pada lukisan pirografi kami.

Ada yang menginginkan pewarnaan di bagian dekoratifnya, sedang wajah tidak diwarnai. Namun ada pula yang sebaliknya, bagian wajah diwarnai sedang bagian latar belakang tetap pirografi dengan warna natural.

Sejak akhir bulan November dan awal Desember ini, saya coba kesenangan baru yaitu melukis dengan teknik pirografi. Secara pengertian sederhananya pirografi melukis diatas papan kayu (bisa juga kulit maupun kertas tebal) memakai unsur panas api maupun memakai besi panas.

Keisengan beberapa minggu lalu terus berlanjut tampaknya. Karena tanpa diduga karya saya sudah mulai mendapat respon. Dari Fb sudah mulai ada permintaan / pesanan.

Terinspirasi dari Hari Kebangkitan Nasional dimana para pahlawan pendahulu kita mencita-citakan adanya kesatuan dan keutuhan wilayah Indonesia, maka Etalase Intan-pun ingin mewarisi semangat yang sama dengan memberlakukan ketentuan tarif kirim yang sama. Yaitu FREE ongkos kirim ke semua wilayah Indonesia.

Pada awalnya ketentuan gratis ongkos kirim ini hanya kami berlakukan sebatas wilayah pulau Jawa, dimana tarif kirim paling mahal sekitar 30an ribu rupiah via PT Pos. Angka tersebut masih bisa kami tanggung sendiri. Apalagi jika di wilayah pemesan sudah ada agen pengiriman paket dari PT Wahana, ongkos kirimnya bisa lebih murah lagi.
Setelah melakukan survey kecil-kecilan mengenai besaran tarif kirim ke wilayah-wilayah yang jauh dari kota kami (Yogyakarta), ternyata angka-angkanya masih bisa kami toleransi.

Sebagai contoh jika kami mengirim ke kota Subulussalam (Aceh) berkisar Rp 56.000,-. Kirim ke Jayapura berkisar 64ribuan. Kirim paket ke kota Tarakan, Kalimantan Utara sekitar Rp. 40.500,-. Semuanya melalui kiriman paket PT Pos Indonesia.

Tentu saja besaran tarif diatas akan mengurangi margin keuntungan kami. Tapi nilai kepuasan kami bisa melayani pemesanan untuk customers yang jauh dari kota Jogja, lebih berharga dibanding terlalu berhitung soal keuntungan. Lagian semua yang dijual di Etalase Intan 100% buatan sendiri dan masih sedikit kompetitornya. Jadi kami tidak terlalu pusing dengan masalah standar harga. Namun begitu, gratis ongkos kirim ini tidak berlaku untuk produk-produk dengan harga dibawah Rp. 200.000,- (duaratus ribu rupiah).

Ketentuan baru tentang Gratis Ongkos Kirim ke seluruh wilayah Indonesia ini, diberlakukan mulai tanggal 20 Mei 2016, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ke-108.

Dunia mencatat bahwa dimasa lalu pasukan bangsa Mongol dari daratan Tiongkok adalah yang terkuat di dunia. Banyak negara-negara Eropa dan jazirah Arab yang berhasil ditaklukkan dan mengakui kaisar Jengis Kan dan penggantinya, Kubilai Kan sebagai kaisar dunia.

Namun sejarah juga mencatat bahwa kehebatan pasukan Mongol itu belum ada apa-apanya dibanding pasukan kecil Raden Wijaya, sang pendiri Kerajaan Majapahit. Hampir seribu tahun akhirnya misteri kekalahan pasukan Mongol itu terpecahkan.

Demi meraih simpati Pemerintah Indonesia dalam proyek kereta cepat, Jepang dan China bersepekat melakukan lomba adu kereta cepat dari Stasiun KA Tugu Yogyakarta  ke Stasiun Gambir Jakarta-PP, dengan membawa full penumpang. Dengan penuh kesombongan mereka pun meminta agar salah satu kereta api Indonesia diikut-sertakan, sebagai pembanding. Maka dikeluarkanlah serangkaian gerbong KA besutan Balai Yasa Yogyakarta yang terkenal sebagai satu-satunya bengkel dan pabrik kereta api di Indonesia.

Hubungi Kami

Name

Email *

Message *